Pemerintah Serius Selidiki Masuknya Wortel Illegal

Pemerintah Serius Selidiki Masuknya Wortel Illegal

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Barat menyelidiki masuknya wortel ilegal ke pasar tradisional di Kota Pontianak.

“Ini harus segera ditindaklanjuti karena pemerintah tidak pernah mengeluarkan izin impor untuk wortel. Kami akan menyelidiki ini dan Dinas Perindustrian juga mesti melakukan hal yang sama,” kata Karyanto di Pontianak, Jumat (28/4/2017).

Dijelaskannya, dirinya mendapatkan adanya wortel ilegal yang beredar di pasar Pontianak itu dari inspeksi mendadak yang dilakukannya di pasar tradisional Pontianak, pada Kamis kemarin.

Untuk itu, dirinya meminta pelaku usaha tidak bermain-main dengan peraturan yang sudah dibuat pemerintah. “Jika dilarang sebaiknya jangan dilakukan, masyarakat sebaiknya beli produk asli kita,” tuturnya.

Selain wortel sidak yang dilakukan kemarin juga masih mendapat harga bawang putih yang lebih tinggi. Menurut Karyanto tingginya harga itu bisa karena produk impor. Hampir 90 persen bawang putih adalah produk impor.

“Kami akan cek, karena pada peraturan tentang tanda daftar distributor. Apakah ini ada unsur kesengajaan menahan atau tidak melaporkan. Jika tidak melaporkan sebagai distributor maka akan diberikan sanksi karena perdagangan itu ilegal,” katanya.

Secara keseluruhan dalam sidak yang dilakukan itu Kementerian Perdagangan memastikan harga barang kebutuhan pokok di Pontianak, Kalimantan Barat stabil dan pasokannya mencukupi dalam menyambut puasa dan Idul Fitri 2017/1438 H.

Dari pemantauan diketahui harga gula pasir sesuai target HET Pemerintah sebesar Rp12.500 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah dijual dengan harga Rp10.900 per liter. Selain itu, harga daging sapi segar adalah Rp120.000-125.000 per kg, cabe rawit merah sebesar Rp36.000-48.000 per kg, cabai rawit hijau Rp20.000-22.000 per kg, daging ayam Rp28.000 per ekor.

Sementara itu beras premium Rp14.000 per kg, beras medium Rp10.500/kg, dan beras Bulog Rp9.500 per kg. Pasar kedua yang dipantau adalah Pasar Mawar Pontianak. Harga gula terpantau Rp 12.500 per kg.

Minyak goreng curah terpantau pada harga Rp10.500-12.000 per kg, cabai rawit merah Rp32.000 per kg dan beras premium Rp12.000-14.000 per kg.

“Kami temukan di pasar sudah ada gula pasir dengan harga Rp12.500 per kg, daging segar sekitar 120.000 per kg, tapi ada juga daging beku sekitar Rp80.000-85.000 per kg,” katanya.

Leave a Reply

Specify GooglePlus Client ID and Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for GooglePlus Login to work